Dedah Sepi

Masih tersisa asa
Menguasai dinding hati
Masih tersisa cerita
Mengendap lorong sunyi

Waktu menetak.luka menganga
Kubalut rindu di selimut malam
Merajut benang kasih berlinang puisi
terpumpun sepi beratap senja

masih melambung sepi jantung iniā€¦

By: Fira R Pondok Palem,2009

Published in: on 29 Desember 2009 at 10:58 am  Comments (5)  

Runtuh

Perih menyayat
Letih Merintih
Putih, patah, rebah di peraduan senja

Memudar senyum
Memburam wajah
Getir kama lorong jiwa

Tak lagi utuh cermin yang retak
Tak lagi utuh lukisan yang rusak
Kisah kasih, mengiris cerita di rahim waktu

By: Fira R Pondok Palem 2009

Published in: on 29 Desember 2009 at 10:41 am  Comments (3)  

Bukan Cinta Biasa

Begitu banyak cerita
Ada suka ada duka
Cinta yang inginku tulis
Bukanlah cinta biasa

Dua keyakinan beza
Masalah pun tak sama
Ku tak ingin dia ragu
Mengapa mereka selalu bertanya

( korus )
Cintaku bukan diatas kertas
Cintaku getaran yang sama
Tak perlu dipaksa Tak perlu dicari
Kerna kuyakin ada jawabnya oh…
Andai ku bisa merubah semua
Hingga tiada orang terluka
Tapi tak mungkin Ku tak berdaya
Hanya yakin menunggu jawapnya

Janji terikat setia
Masa merubah segala
Mungkin dia kan berlalu
Ku tak mahu mereka tertawa

Diriku hanya insan biasa
Miliki naluri yang sama
Tak ingin berpaling
Tak ingin berganti
Jiwa ku sering saja berkata

Andai ku mampu ulang semula
Ku pasti tiada yang curiga
Kasih kan hadir tiada terduga
Hanya yakin menunggu jawapan

By: Siti Nurhaliza

Fira


Published in: on 26 Desember 2009 at 2:08 pm  Comments (3)  

Bahasa Kalbu

Kau satu terkasih

Kulihat disinar matamu

Tersimpan kekayaan batinmu,hmm…

Di dalam senyummu

Kudengar bahasa kalbu

Mengalun bening menggetarkan

Kini dirimu yang selalu Bertahta di benakku

Dan aku kan mengiringi

Bersama disetiap langkahmu

Percayalah hanya diriku paling mengerti

Kegelisahan jiwamu kasih dan arti kata kecewamu

Kasih yakinlah hanya aku yang paling memahami

Besar arti kejujuran diri indah satu sanubari kasih

percayalah ……

Fira
Published in: on 26 Desember 2009 at 1:57 pm  Comments (1)  

Keliru

Di lubuk hatiku tersimpan
Ada rasa bimbang
Yang enggan ku ceritakan
Ternyata baru ku sadari
Sirnanya hatimu
Yang engkau simpan untuknya

( korus 1 )
Aku cinta kepadamu
Aku rindu di pelukmu
Namun ku keliru
Telah membunuh
Cinta dia dan dirimu
ohhhh….

Oh… Tuhan
Maafkan diriku
Telah melangkah lugu
Memberi bimbang di hatinya
Kutahu
Engkau telah berdua
Tak mungkin kurasa
Melepas kasih antara kita

(Korus 2)
Aku cinta kepadamu
Aku rindu dihatimu
Namun ku keliru
Telah membunuh
Cinta dia dan dirimu

By: Ruth Sahanaya

Fira

Published in: on 26 Desember 2009 at 1:32 pm  Comments (1)  

Sepenggal Kata

Menata ribuan kata di langit maya
Menabur benih kelabu hati

Rentang waktu menyisir perih
Menetak luka berkerak nanah

Larik dan bait meramu ulu
Biru lebam mengeram. karam jiwa
Sepenggal asa merengkuh lara, mengintip dian di celah cemas

Berharap lorong waktu membisikkan sepenggal kata,

sepenggal kata untuk memoles sepenggal asa

jenuh merengkuh lenguh,teguh tak lagi memicu.

By: Fira R Pondok Palem,3 Des 2009.

 

Published in: on 13 Desember 2009 at 2:49 pm  Comments (6)