Kelana Cinta


Berjuta lembah engkau beranjak
Terbuai semilir angin entah berantah
Kemelut kelam memeluk erat
Nafas cinta berbalut syair dan puisi

Kemanakah gerangan insan mendamba
Kemanakah perginya sang dewa dewi
Dimanakah asa kan berlabuh
Dimanakah tempat tuk merindu

Menapak terjal jiwa nan sepi
Meraup kasih segenggam perih
Noktah merah bersarang sukma
Cinta pergi jauh, sejauh mata hatiku

Merpati putih kirimkan pesanku
Seikat mawar tanda kuberserah
Rangkaian kata cinta kupersembahkan
Dalam keheningan jiwa aku menantimu.

By : Fira R Medio April 2009 sskfca4dtb6ecapi3i1jca5zuutscat1fn5rcahkow3ccab65xn1caqx2kkicax10i9zcatm5rmscanp937ocatgb5m3ca0i60pqcand2skccah0k5p7caefods2cae3ftawca8redz4caf05qj8caeqdgsm1

Published in: on 12 April 2009 at 9:37 pm  Comments (5)  

The URI to TrackBack this entry is: https://fira.wordpress.com/2009/04/12/kelana-cinta/trackback/

RSS feed for comments on this post.

5 KomentarTinggalkan komentar

  1. seandainya tiap jiwa bisa dimengerti oleh yang lain seperti membaca kertas :argg:

  2. Hoooo…bung Almas rupanya the first coment Tq 4 U man

  3. puisinya oke banget. salam kenal ya mba. mohon bimbingannya

  4. siip,aku sudah kangen mbaca puisi mbak Fira yang lembut bagai Awan

  5. Nice poem


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: