Menanti Hadirnya

Di kala malam menjelang aku terlena

Kapan engkau hadir sayangku

Hasrat bergelora menantimu

Elusan hangat kan selalu setia

(lebih…)

Iklan
Published in: on 17 April 2008 at 10:23 pm  Comments (25)  

Sajadah Cinta Annisa

Samar dari kejauhan azan subuh berkumandang. Bilik tua di terangi cahaya rembulan mulai memudar.Mimpi tak lagi memahkotai lelapnya Nisa.
Matanya sayup masih tersisa separuh kantuk disana. Bibir tipis dan merah bak delima itu menguap, sambil ia mengucek-ucek matanya. Dalam hitungan detik Nisa sudah duduk di tepi ranjang sambil menarik otot-otot lengannya menyerupai gerakan senam.
“Hari baru telah tiba,saatnya menyambut dengan gembira.” Dalam hati Nisa bergumam.
Usai melaksanakan sholat subuh seperti biasanya, Nisa menyempatkan membuat sarapan untuk kedua adiknya.Telur ceplok dan nasi goreng adalah santapan pagi mereka sehari-hari. Menjadi anak tertua adalah tanggung jawab Nisa mengurus Nila dan Fajar. Apalagi sejak kedua orang tua mereka berpulang untuk selama-lamanya. Sudah 3tahun Nisa dan kedua adiknya hidup bersama. Tiada sanak saudara tempat untuk berbagi keluh dan kesah mereka. Namun Nisa tetap semangat menjalani hari demi hari. (lebih…)

Published in: on 3 April 2008 at 7:47 pm  Comments (13)