Sepenggal Cinta

Menghiasi lembaran-lembaran hidupku
Disana ia bernyanyi dan menari mempesonakan
Kadang tertawa senang kadang sedih melenaku
Penggal demi penggalnya mewarnai hari-hariku

Matahari senja sinarnya hangat di balut rindu
Embun malam sejuk dalam pelukan dewi cinta
Hati bergetar halus bak nyanyian surgawi
Sepenggal cinta hadir di setiap tarikan nafasku

Membuat insan mabuk kepayang di buatnya
Gunung lautan biru dan angkasa luas bersaksi
Seakan bergema bak alunan dawai maha indahnya
Sepenggal cinta menyambung detak nadi insani

Sepenggalnya sangat berarti kawan…
Sepenggalnya membuatku lebih hidup kawan…
Demi sepenggal cinta nan tulus,ikhlas,suci…
Sepenggal cintaku kan slalu bersemayam disini…

BY: Fira R 25 March 2008.

Iklan
Published in: on 25 Maret 2008 at 9:54 pm  Comments (9)  

Gerimis Di Boulevard

Bus melaju di tengah derasnya guyuran hujan, petir dan kilat saling bersahutan menambah berat kelopak mata Rina yang tengah duduk berhimpitan di antara para penumpang bus jurusan kota. Bau keringat dan seabreg bau yang lain sudah menjadi langganan hari-harinya,di sisi kanan seorang nenek tengah mengusap balsam pada keningnya. Karena bau balsam yang keras di sertai batuk si nenek terus menerus membuyarkan kantuk Rina. Spontan ia memberikan sebotol kecil aqua yang belum sempat diminum pada nenek tersebut. Si nenek mengucapkan terimakasih sambil memegang tangan Rina. (lebih…)

Published in: on 19 Maret 2008 at 12:13 am  Comments (14)