Hongkong Bara Asmaraku


Malam semakin garang dalam balutan pekatnya menemaniku dalam kesendirian. Kilau cahaya lampu di luar jendela kamar menerangi hati yang sepi, sentakan halilintar serta hujan yang semakin lama semakin deras menambah kengerian dan kesepianku. Aku tetap tak bergeming atau beranjak dari kasur empukku, pikiranku mengelana mencari-cari dan menghibur rasa sepi ini. Tak jua ku temukan ketenangan hingga tanpa sadar tangan ini memencet tombol TV dan salah satu stasiun swasta Metro TV menayangkan berita tentang kemeriahan Hongkong saat perayaan Imlek di negara tersebut. Aku terkesima sesaat melihat wajah Hongkong dalam layar TV. Kontan saja aku mengingat beberapa tahun silam pernah merasakan sesuatu yang teramat sangat mendalam di hatiku. Sesuatu yang sangat berharga sepanjang hidupku bersama seorang pria yang berarti hingga sekarang.

imgp0941-copy.jpg

Suara dan tayangan TV itu tak lagi menjadi pusat perhatianku kini berganti menjadi tayangan ulang yang ada dalam memori otakku. Pelan-pelan aku mulai hanyut dalam kenangan saat itu. Hongkong pernah menjadikan diriku seorang wanita yang teramat bahagia di muka bumi ini. Membuatku lupa apa itu kesedihan apa itu kesepian. Aku bersyukur di berikan kebahagiaan itu setidaknya ia menjadi suatu pengobat yang tak akan pernah aku lupakan. Hongkong menyimpan berjuta kenangan buatku hingga kini.
Perjalanan ke Hongkong hingga beberapa minggu tak pernah aku sangka sebelumnya. Saat itu pria yang menemaniku mereguk kebahagiaan tak lain dan tak bukan adalah suamiku sendiri.”Lho…kirain pacar atau calon suami.” Mungkin pikiran sebagian orang seperti itu dan “apa sih istimewanya atau apa sih yang membuat spesial?” masing-masing orang tentu punya pendapat berbeda. Yang jelas buatku ini moment yang terindah dan istilah “bulan madu” yang tertunda bukan yang kedua. Karena kami tak pernah atau belum sempat merasakan bulan madu saat pernikahan dulu. Wajarlah buatku merasa ini sungguh spesial. Apalagi tempatnya di Hongkong. Bukan pula niat ke Hongkong untuk berbulan madu tetapi pekerjaan mantan pacarku ini bertepatan di negara kolonial Inggris tersebut. Hari-hari pertama terasa asing bagiku dan suami harus fokus pada pekerjaannya so, aku hanya bisa berdiam diri dalam kamar hotel Metro Park yang berada tak jauh dari taman Viktoria Park tepatnya di jalan Tung Lowan road.

metro-park-hk.jpg

Aku hanya dapat memandang dari jendela hotel, kota Hongkong yang indah dan bersih itu. Akhirnya aku beranikan diri juga untuk keluar dari kamar hotel dan memilih berjalan-jalan di sekitar Causeway Bay. Sepanjang perjalanan aku takjub di buatnya. Lebih kaget lagi saat kaki ini mengitari taman Viktoria Park banyak ku temui para calon tenaga kerja atau para migran yang berasal dari Indonesia. Berbagai suku bertebaran di sepanjang taman mereka berkelompok-kelompok menyatu bersama satu daerah. Jawa,Menado,Sunda,NTB,NTT, dan banyak lagi yang tak dapat kuingat satu persatu. Mereka mengais rezeki memeras keringat hingga ke negeri ini. Yang kulihat kebanyakan para wanita saja di banding pria. Akhirnya aku merasa tak asing melihat mereka dan aku merasa sungguh para tenaga kerja itu pahlawan keluarga, betapa tidak mereka rela meninggalkan keluarga untuk masa depan anak-anak dan orangtua pergi hingga bermil-mil jauhnya ke negeri orang.

kwolont-mimi.jpg

Setelah urusan suami selesai kami nikmati berdua keindahan Hongkong. Mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan tempat rekreasi hingga ke Kowloon. Saat malam tiba kami berjalan-jalan menikmati pemandangan Hongkong di malam hari sungguh panorama yang tak terlukiskan.Pada saat berada di the peak yaitu puncak tertinggi di kota itu kita bisa memandang indahnya kota Hongkong apalagi pada saat malam tiba, hati serasa melayang ke langit-langit malam… berdua bersama orang yang sangat berarti dalam hidupku. Kami berdua juga tak melewati begitu saja pemandangan laut yang berada di Stenley, wah sungguh romantis sampai-sampai tak ingin beranjak dari sana. Saat kami berpelukan dalam hembusan angin malam itu merasakan nikmatnya candle light dinner yang tersaji dengan sangat unik. Walau kami telah menapak bersama selama hampir 14tahun namun seakan baru kemarin aku mengenalnya. Ada kebahagiaan yang tak dapat ku rangkai dengan kata-kata sungguh ingin rasanya mengulang kembali kenangan tersebut. Mungkin aku telat merasakan semua ini mengingat usia perkawinan kami yang telah melewati 10tahun lebih, tetapi aku tak perduli yang penting aku bahagia.

Aku tersenyum sendiri dalam kamar sepi ini. Hujan tak lagi deras petir tak lagi menggema aku hanyut dalam kenanganku membawaku menari-nari bersama bara asmara yang akan selalu membingkai sudut hatiku kemanapun aku pergi. Aku hanyut dalam kenangan hingga tak sadar mata ini mulai berat dan kurasakan tengah berada dalam kamar hotel tempat kami berdua dulu menginap. Samar kurasakan hangat sesuatu di pipiku lembut memanggil namaku dan “Ooaahhh…” aku menguap menahan kantuk ternyata aku tertidur dan suamiku kini berada di sisiku. Aku mengucek-ucek mataku memandangnya lebih dekat dan…”Jam berapa pulang say? Maaf aku tertidur.” Suamiku tersenyum dan berkata “Baru saja kok, iyah kau lelap sekali tidak apa-apa yuk tidur lagi yah.” Suamiku ternyata sudah pulang dari daerah karena memang begitulah tuntutan pekerjaannya.

Mencari sesuap nasi dan segenggam bahagia tuk masa depan buatku dan anak-anak.
Pagi yang cerah setelah apa yang telah ku alami semalam, aku memandang keluar jendela kamar tidurku. Di luar sana sisa-sisa hujan semalam masih nampak diatas tanah yang basah oleh guyuran sang maha dahsyat, pucuk daun-daun pohon rambutan meneteskan titik-titik air bening. Kicauan burung-burung menyambut pagi nan cerah ini. Ku lirik suamiku masih terbaring lelap di bawah selimut. Aku tersenyum dan “Ogh…inikan tanggal 14 Februari berarti hari ini hari kasih sayang,hmmm…aku ada ide.” Secepat kilat aku menyambar handuk dan sudah tak sabar lagi untuk kejutan yang akan aku berikan padanya. Setelah selesai semua aku tinggal menunggu respon darinya. Telah ku sisipkan foto-foto kami berdua selama berada di Hongkong beberapa tahun lalu. Di dalam lemari saat ia hendak mengambil baju, di jok kursi mobil saat ia akan berangkat kerja dan satu lagi di dalam tas note booknya atau laptop saat ia akan memulai pekerjaannya.

Masing-masing foto di baliknya sengaja ku tulis” Dengan penuh cinta dan kasih sayang aku akan selalu mendampingimu…” Satu kenangan menyimpan banyak cinta dan tak akan habis atau lekang di makan waktu. Bara asmaraku akan selalu menyinari hati ini dan entah itu di Hongkong ataupun di kampung asal ada cinta dan kasih disitu dia selalu hadir.

S E L E S A I

Dalam rangka hari Valentine’s Day……yang tersayang suamiku tercinta…..

B Y: Fira. R

Mutiara cinta Kahlil Gibran:
Apabila cinta memanggilmu,ikutlah dengannya meski jalan yang akan kalian tempuh terjal dan berliku….
Cinta adalah desahan dari lautan kasih sayang dalam,tawa dari ladang jiwa yang beraneka warna,air mata dari kenangan surga yang tak pernah berakhir….
Hasrat cinta adalah awan putih yang datang dari cakrawala,naik dan tumbuh sampai memenuhi wajah langit,lalu jatuh diatas bunga-bunga dalam ladang kehidupan,membuka mahkota mereka untuk mengetahui cahayanya ….
Keindahan itu rangkaian bisikan yang amat mesra. Bicara dari dalam jiwa dan suaranya menghangatkan kebisuan hati kita. Jangan kalian kira bisa menentukan arah cinta. Karena apabila cinta telah menentukan pilihan, dialah yang akan menentukan perjalanan hidup kalian….
Cinta tak mempunyai hasrat selain mewujudkan makna cinta sendiri…
Siapakah yang tak percaya bahwa kedalaman cinta sungguh tak terduga?
Kasih sayang sejati tak mempunyai batas persemayaman dalam diri…
Kesetiaan tak akan memiliki makna apapun jika tidak di rangkai dalam cinta,sebab cinta itu sendiri wujud kesetiaan yang paling sejati….

Published in: on 12 Februari 2008 at 12:05 pm  Comments (15)  

The URI to TrackBack this entry is: https://fira.wordpress.com/2008/02/12/hongkong-bara-asmaraku/trackback/

RSS feed for comments on this post.

15 KomentarTinggalkan komentar

  1. Vertamaaxx…!!

    Bulan ini bahasannya cinta mulu.
    jadi mupeng saya.

  2. Mbak Fira apa kabar ? bagaimana kesehatan kini ?

    Aduh kenangan di Hongkong, kalau aku kenanganya di

    Sumedang hik

  3. wah, saya jadi ikut merasakan keindahan kota Hongkong, Mbak Fira, sebuah tempat yang cocok untuk menjalin romantisme hidup. untuk merekatkan tali cinta dan nilai kasih sayang, bersnostalgia ke masa silam memang perlu, mbak. bisa jadi dari situlah perasaan purba itu akn terus tumbuh dan berkembang sepanjang hayat, bahkan berlanjut hingga kelak di akhirat. semoga cerita indah mbak fira ini mengilhami juga para pendamba cinta untuk memabngkitkan, menumbuhkan, dan mengembangkan nilai cinta dan kasih sayang dalam lingkungan keluarga dan rumah tangga. selamat ber-valentine day ya mbak fira!

  4. wah bulan madu ya bu..😀

  5. ikut menikmati foto-foto di Hongkong..

  6. bu, numpang lewat.. permisi..

    salamhangat,
    -dariBelandaYgDingin

  7. Yang ngerayain valentine banyak banget ya?

  8. wah…enaknya ke hong kong…😐

    *pengen*

  9. Kenangan yang tak akan pernah terlupakan ya mba?
    Apa kabarnya nih mba? Gimana perkembangan calon babynya? Mudah2an semuanya baik2 je…

  10. jujur saja… dari dulu emang aku salut ma tulisannya mbak… enak kalau dibaca.. bahasanya itu loh yang bikin kita serasa berada disana…
    eh ya.. beruntung sekali suami anda yang mendapatkan anda…
    semoga kebahagiaan kalian akan tetap terjalin dan di Ridhoi oleh Illahi.. Amin

  11. Assalamu’alaikum.ww
    Senangnya bisa merasakan jatuh cinta kembali pada orang yang sama, memang kita akan semakin dekat jika selalu mengulang jatuh cinta pada orang yang sama (suami kita).
    Selamat berbahagia…
    Salam

  12. = Pulang dari Hongkong yah?….. blognya saya link =

  13. Dew sweet bangettt… kata2 yang terangkai dalam kalimatnya begitu menyentuh.. “indah” itulah satu kata yang ada dipikiran saya… hmm.. terima kasih telah berbagi cerita dan membuat kita semua tersenyum bahagia, moga kebahagiaan akan selalu mbak bersama suami tercinta dan tersayang kekal abadi selamanya… dan juga semua rekan yang membaca cerita kenangan ini tetap berusaha memberikan seluruh kesetiaan cinta pada orang yang dikasihinya…. trust me ^_^
    ” mulyo_wardoyoatyahoo.com

  14. Mbak…vira maaf aku mo tanya…dirimu kenal wanita bernama Surati ndak…dia belahan jiwaku yang aku cari-selama ini.

    Tinggal di discovery bay…

    Tks
    masezra
    081572770409

  15. Ingat jamannya SMA dulu
    Mbak Fira masih suka sama tulisan Kahlil Gibran
    Kadang kalau lihat tulisan Kahlil Gibran takut CLBK dech
    makanya kadang kalau reuni agak gimana gitu….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: