Keping-keping Asa

Semakin jauh langkahku semakin jauh dirimu…
Saat sedih duka dan lara menerpaku
Panas dan silau matahari membakar silau
Membara mengelana arungi asa nan biru

Tapi….tak semudah kata yang berasal dari bibirku
Tak segampang lisan yang menghiasi ufuk sanubari sendu
Setumpuk resah bersemayam disana, kacau balau…
Haruskah dia menghuni abadi dalam diriku?

Tertatih aku memungut tergontai aku dalam pilu
Merangkak menggapai meraih kepingan asaku
Aku bisa merasakan dia ada…dia nyata dia asaku
Keping-kepingan asa dari diriku bukan hanya semata semu

Kan kupetik dikau
Kan kusemaikan di kalbu
Kan ku tapaki penuh rindu
Keping itu asa itu….tunggulah ya..tunggu aku……

By: Fira R Akhir Januari 2008.

Published in: on 30 Januari 2008 at 9:35 pm  Comments (25)  

Seteguk Rasa

Biar hanya setetes namun berarti
Mengalir nikmat melalui lorong dahaga
Akankah engkau memberikan seteguk rasa?
Pancaran asih dari rona matamu

Seuntai senyum membingkai wajahmu
Sebuah kata “sayang” di balik bibirmu
Seakan terbang ke langit nan biru
Seakan hilang cucur nan perih

Terbang raib ke awang-awang
Hanya setetes hanya seteguk rasa
Berikan saja sayang…itu pahala
Puaskan insan terdekat terkasihmu…

Ya…walau hanya seteguk kunikmati
Rasa itu kan hilang berganti nikmat tiada tara
Dalam rasa yang maha dahsyat ini kunci itu
Hanya seteguk rasa tak lebih sayang…

By: Fira

Published in: on 9 Januari 2008 at 11:16 pm  Comments (26)  

DEAR DIARY

Berlembar-lembar sudah kertasmu dan tinta penaku menari-nari menghias halaman demi halaman dirimu, adakah engkau jemu? Segala asa ku tumpahkan padamu mengharu biru ungkapan, menancap pedih kalimatku bak sebilah pisau menyayat sembilu. Bahkan canda tawa dan kebahagiaan tak luput dari goresanku ikut merasakan keindahan yang tengah ku alami. (lebih…)

Published in: on 5 Januari 2008 at 7:34 pm  Comments (16)