Kutipan kata-kata bijak

*Kebahagiaan*

Kebahagiaan itu terdapat pada pengorbanan; menahan keinginan pribadi; pencurahan segala upaya dan mencegah semua bahaya; serta jauh dari sifat egoisme dan balas dendam.

Kekayaan,keamanan,kesehatan,dan agama adalah pilar-pilar kebahagiaan. Orang yang tidak punya apa-apa,orang yang ketakutan,orang yang sakit, dan orang kafir tidak mendapatkan kebahagiaan. Mereka semua berada dalam kesengsaraan.

Empat perkara yang mendatangkan kebahagiaan; buku yang bermanfaat, anak yang baik, istri yang ia cintai dan teman bergaul yang shalih.Tidak ada kebahagiaan kecuali jika anda bisa hidup terbebas dari semua dominasi yang menekan fisik,akal,mental,dan khayalan sehingga anda menjadi hamba Allah semata. (lebih…)

Iklan
Published in: on 30 Agustus 2007 at 5:11 pm  Comments (16)  

“SUAMIKU”

Suamiku
Dalam tak sadarku tersentak terpaku
Engkau bagaikan malaikat yang menjagaku
Kepakan sayapmu hangat membungkusku
Genggaman kokohmu erat merangkulku

Suamiku
Maaf dan maafku bersimpuh luruh
Segala kedayaan hampa melenaku
Terkungkung mendung nan kelu
Lara terhempas resah berselimut (lebih…)

Published in: on 29 Agustus 2007 at 12:28 pm  Comments (2)  

3K (KELUH KESAH KEHIDUPAN)

mimi.jpg By : Fira Rachmat

Mengetik kalimat di atas aku sempat rada ragu, apa ia blog adalah tempat yang tepat untuk menguraikan semua embel-embel kehidupan? Entah darimana datangnya keberanianku ah sebodoh teuing kata orang sunda yang penting aku bisa menyalurkannya. Blog ini blog aku tulisan juga tulisan aku suka suka akulah. Buat yang mau mampir dan membaca sah sah aja atuh alias bolelebo boleh boleh aja lagee. Kita menuangkan kedalam tulisan yang siapa tahu bisa menghibur dan bermanfaat bagi yang lain. Yup siapa tau who knows ya nggak. (lebih…)

Published in: on 28 Agustus 2007 at 1:29 pm  Comments (3)  

Serpihan Hati Sang Muallaf Bag I

mantap-sayang.jpgBy : Fira R

Pesawat Merpati tujuan Jakarta lima belas menit lagi akan berangkat,seluruh awak penumpang satu persatu mulai menyilangkan sit belt ke pinggang masing-masing. Shafwah dan kedua anaknya berada pada kursi terakhir di baris paling belakang. Sejenak ia merasa asing berada dalam pesawat maklum baru pertama kalinya ia naik pesawat. Selama hidupnya ia tak pernah meninggalkan kampung halamannya.Shafwah tak ingin meninggalkan semua kenangan yg indah di kampung halamannya meninggalkan keluarga orangtua dan sanak saudaranya.Tapi apa boleh buat ia harus berada di sisi suaminya. (lebih…)

Published in: on 25 Agustus 2007 at 6:09 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

Kidung Cinta Akifah

mantap-sayang.jpg  By : Fira Rachmat

Hujan lebat mengguyur desa sukatani tanpa ampun. Petir bergemuruh membelah malam kelam dan pekat. Di sebuah gubuk yg di terangi cahaya lampu teplok seorang wanita muda tengah berjuang melawan sakit hendak melahirkan anaknya. Peluh membasahi sekujur tubuhnya. Wajah pucat pasi suara erangan dan rintihan wanita itu menyayat sembilu.”Tot..tol..long selamat..kan anak sa..ya” suaranya terbata-bata.
Mak Piyem dukun beranak mengelus elus perutnya. Jari tangannya dengan lincah memutar menjepit mendorong perut wanita muda itu. Keringat mengucur deras sederas hujan di malam itu. Ibu wanita muda bulak balik mengeringkan darah yg mengecer deras di balai-balai tua. Dari bibirnya yg bergetar mengeluarkan doa-doa agar anaknya selamat. Setelah berjuang selama satu jam wanita muda itu menghembuskan nafas terakhir. (lebih…)

Published in: on 25 Agustus 2007 at 5:35 pm  Comments (3)  

Kini Namaku Latifah Fauziah

mantap-sayang.jpg By : Fira Rachmat

Angin dingin yang mencucuk kulit lembut Luciola yang hanya mengenakan baju kaos tanpa jaket malam itu tak ia hiraukan. Dinginnya malam itu terasa hingga ke tulang. Tapi, Ola tetap memacu motor Honda menembus gelapnya malam. Dalam hatinya ia berbisik semoga Mei mau ku ajak pulang.

Sejak mama tiada adiknya memilih meninggalkan rumah. Motor pinjaman dari teman terus menelusuri jalan yang berkelok-kelok. Di sepanjang sisi jalan Veteran berderet tenda-tenda yang menjajakan aneka makanan. Aromanya yang sesebagai dap menimbulkan rasa lapar. Tak berapa lama Ola tiba di tempat tujuan. Diparkirnya motor pinjaman itu di halaman depan. Dari luar terdengar tawa Mei terkekeh-kekeh. ”Kayanya sedang ngobrol lagi dengan Nani si cabe rawit itu, ” tebak Ola dalam hati. (lebih…)

Published in: on 23 Agustus 2007 at 10:08 pm  Comments (4)