Marah, emosi,dan gejolaknya.


Setiap manusia di lahirkan dengan lengkap segala atributnya termasuklah rasa sedih gembira bahagia dan kemarahan. Siapa yang lahir tanpa pernah merasakan marah.

Marah itu memang sudah menjadi satu kesatuan dari elemen kehidupan. Saya sendiri pun pernah marah, tapi marah itu ada sebabnya. Kita marah itu hal yang wajar. Dan marah itu juga ada tingkatannya. Kemarahan tanpa sebab itu yang tidak wajar kan.

Mengapa manusia bisa marah? kita pulangkan ke diri masing-masing anda marah karena apa yang di inginkan tidak tercapai. Anda marah karena tak di gubris. Anda marah karena cinta anda di tolak ah kalau yang ini terlalu berlebihan kok marah cinta di tolak sih…yang benar aja masih banyak kok cinta menanti di luar sana. Yang saya maksudkan disini marah jangan sembarang marah, asal aja marahnya.

Saya punya contoh tak jauh dari kehidupan saya. Adik saya yang laki-laki mempunyai tabiat pemarah. Marahnya dia tidak pada tempatnya. Mengapa saya bilang demikian. oke wajar seseorang itu marah tapi apa benar marah itu sampai demikian fatalnya?

Saya sangat tidak pro dengan kalimat adik saya begini, kalau saya sudah marah kau mau apa? lho marah berbuntut emosi yang tak terkendali yang efek-efeknya menimbulkan kekerasan. Tidak perduli dimana dia selalu emosi. Saat menjalankan mobil di jalan pun dia juga marah tanpa sebab yang jelas, padahal bukan cuma dia yang terjebak macet di jalan sampai harus marah.Astaghfirullah nyebut nyebut.

Nah mengendalikan amarah sebaiknya kita ingat sama pencipta kita Allah Yang Maha Besar kekuasaannya. Allah Maha pengampun juga Maha Penyayang Ia mengampuni makhluknya yang mau menyadari kesalahannya. Lalu mengapa diri kita yang hanya manusia biasa tak mau mengampuni sesama ? Memangnya siapa kita ini? Diri kita marah karena godaan setan yang berbisik menghasut telinga dan hati kita. Kita kalahkan suara bisikan setan itu dengan mengingat kebesaranNya. Marah itu berasal dari setan dan setan itu di ciptakan dari api  dan api hanya bisa padam dengan air. Maka itu mari kita padamkan api setan itu dengan berwudhu. Biar setan gelepar-gelepar tak berhasil menghasut kita pun mendapat poin di mata Allah.

Wah ini dia umatku hatinya tidak mempan di bujuk setan atau pun iblis. Marah boleh-boleh saja sah-sah saja atuh asal marahnya tak sampai merusak dan menyakiti yang tak dapat di kendalikan. Siapa pun bisa marah. Itu soal yang gampang. Lebih gampang dari rumus matematika atau fisika.

Tetapi menjadi marah pada orang yang tepat dan pada tingkat kemarahan yang tepat apalagi pada saat yang tepat dan untuk tujuan yang tepat juga dalam cara yang tepat itu tidaklah mudah dan gampang. Tidak setiap orang dan tidak sembarang orang yang mampu melakukannya. Mari kita perangi marah yang tak terkontrol itu. Siapa bilang marah tak ada batasnya. Salah, marah bisa kita kontrol kok setidaknya jangan sampai parah. Bukan begitukah…? Akan lebih baik lagi bila kita mampu menahan marah meskipun kita sanggup melampiaskannya wah itu yang luar biasa. Karena marah sama juga dengan hawa nafsu. Salah satu perbuatan manusia yang dapat menggugurkan amal kebaikannya.Pada umumnya kemarahan itu membuat kita lupa diri.

Dalam haditz yang di riwayatkan oleh Mu’adz bin Anas ra, Rasullulah saw bersabda :

Barangsiapa yang dapat menahan amarah, padahal ia sanggup melampiaskan kemarahannya, niscaya Allah SWT akan memanggilnya di hadapan khalayak ramai untuk di persilahkan memilih bidadari yang di kehendakinya. Betapa indahnya kita di dampingi  bidadari so tunggu apa lagi… Yoi ini sih menurut saya boo, terserah menurut ente ente semua.

By: Fira R                                                         Akhir Juli2007.

Published in: on 30 Juli 2007 at 1:00 am  Comments (1)  

The URI to TrackBack this entry is: https://fira.wordpress.com/2007/07/30/marah-emosidan-gejolaknya/trackback/

RSS feed for comments on this post.

One CommentTinggalkan komentar

  1. Kalo pengen marah, lampiaskan aja ketulisan,ntar juga ilang sendiri.Marah itu normal lho.Karna kita ini manusia, bukan batu.Asal marah yang bijak jangan asal marah atau dikit2 naik darah.Hati2 DT(DARAH TINGGI). hi3


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: