HATI YANG TERKUTUK


Terkutuklah wahai hati yang bodoh
Terkutuklah wahai hati yang sesat
Terkutuklah wahai hati yang busuk
Dan terkutuklah ia yang bersemayam tanpa arah

Mengapa aku tak mampu melawannya
Mengapa aku selalu mengalah padanya
Mengapa aku mau menuruti keinginannya
Dan mengapa ia memilih aku tuk kehina dinaan

Hai hati yang jahat,pergilah menjauh, sejauh-jauhnya
Jangan sekali pun kau mengusik niat yang tercipta
Jangan sedikit pun kau tancapkan racun berbisa
Karena pasti akan ku kalahkan semua caramu

Terlalu lama kau menguasaiku hati….
Terlalu sakit kau buahkan hasilmu hati
Sudah saatnya aku memusnahkanmu hati
Kau buatku terlena dalam kemunafikan ini, pergiii !!!

mantap-sayang.jpgBy : Fira Rachmat

Published in: on 17 Juli 2007 at 8:46 pm  Comments (3)  

The URI to TrackBack this entry is: https://fira.wordpress.com/2007/07/17/hati-yang-terkutuk/trackback/

RSS feed for comments on this post.

3 KomentarTinggalkan komentar

  1. kalo hati isinya cuman kebaikan tentunya kita ngak akan disebut manusia….walah

  2. suatu hari, seorang pasien cangkok hati diberi pilihan, ada sejumlah calon pendonor hati: politisi, guru, buruh pabrik, petani, atau pemuka agama. si pasien memilih politisi sebagai pendonor.

    alasannya? karena hatinya masih original… jarang dipakai :p

  3. hahahaha….sip deh win. emang hati itu harus hati-hati ya. salam kenal buat regsa juga.wasalam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: