<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Weblog Fira Rachmat</title>
	<atom:link href="http://fira.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fira.wordpress.com</link>
	<description>MENULIS ADALAH HAL YANG MENYENANGKAN</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Jun 2009 08:12:44 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/8ce0dfeae190553ab327eb03617b0c66?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Weblog Fira Rachmat</title>
		<link>http://fira.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Tebar Pesona</title>
		<link>http://fira.wordpress.com/2009/06/01/tebar-pesona/</link>
		<comments>http://fira.wordpress.com/2009/06/01/tebar-pesona/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 08:12:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fira</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fira.wordpress.com/?p=379</guid>
		<description><![CDATA[.“Ken,buka pintu dong please aku kedinginan nih.”
“Masa bodoh, mau dingin kek panas kek biarin bukan urusanku!”
“Kok setega itu sih kamu Yang…jangan ngambek ah nanti tambah tua lho.”
“Biarin! Tua juga lebih baik dari pada muda makan hati melulu.”
“Ayolah Yang buka pintunya nanti Abang jelasin semuanya.”
“Gak perlu penjelasan! Semua udah jelas kok,pergi sana gak usah pulang.”
Menit berikutnya,yah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fira.wordpress.com&blog=1379429&post=379&subd=fira&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>.“Ken,buka pintu dong please aku kedinginan nih.”<br />
“Masa bodoh, mau dingin kek panas kek biarin bukan urusanku!”<br />
“Kok setega itu sih kamu Yang…jangan ngambek ah nanti tambah tua lho.”<br />
“Biarin! Tua juga lebih baik dari pada muda makan hati melulu.”<br />
“Ayolah Yang buka pintunya nanti Abang jelasin semuanya.”<br />
“Gak perlu penjelasan! Semua udah jelas kok,pergi sana gak usah pulang.”<span id="more-379"></span><br />
Menit berikutnya,yah bisa tebak sendiri siapa yang akhirnya bobol pertahanannya. Niken wanita muda berwajah cukup manis,hidung gak terlalu mancung-mancung amat,bibir tipis tapi kurang seksi,mata indah bertabur bulu nan lentik,kulit putih agak kuning langsat,nah yang satu ini yang buat pria berdecak kagum,body Niken bak gitar spanyol dan karena yang satu inilah yang membuat Jay sampai gak bisa merem mikirin Niken dengan gitar spanyolnya ,setidaknya begitu penilaian Jay.<br />
Jay lelaki muda dan tampan,cukup mapan, pandai dalam segala hal terutama merayu Niken..Bisa masak dan masakannya lumayan enak apalagi buat Intel alias Indomie telor.Wah,Niken sampai kelepak-kelepak kalau ikut makan soalnya cabenya dicemplungin sampai sepuluh  biji dalam satu mangkuk.Kebayang gak rasanya,tapi buat Niken itu Indomie terenak yang tak ada bandingnya. Mereka pasangan muda yang belum lama mengikrarkan cinta,baru setahun lebih dikitlah.<br />
“Yang,sungguh Abang gak bohong dia itu teman lama di SMP dulu,Masak ketemu  teman lama Abang acuhin, nanti Abang dikira sombong lagi.” Jelas Jay sambil mengeringkan rambutnya yang basah diguyur hujan.<br />
“Kalau emang teman kok pakai tatap-tatapan segala sih? Udah gitu cengar cengir gak jelas lagi ih,kesel amat ngeliatnya!” Niken dengan muka cemberut.<br />
“Ah,siapa bilang kami tatap-tatapan trus cengar-cengir gak jelas? Salah lihat itu Yang.”<br />
“Apa! Yang bilang ya akulah Bang! Masak aku salah lihat sih,nih terang-terangan mataku sampai melotot melihat kalian berdua duduk di kafe remang-remang,ngapain coba tuh.” Teriak Niken dengan sedikit terisak.Darahnya mendidih mengingat adegan Jay dengan wanita tadi. Karena gak tahan tadi sampai hak sepatu Niken patah karena larinya kekencengan. Parahnya lagi, Ia hampir nabrak taxi bukan taxi yang nabrak, Niken memang gak bisa mengontrol amarahnya. Untung sopir taxi super sabar dan ngerti kalau penumpangnya lagi sedih. Bahkan si sopir sempat sodorin tisu,habis gak tahan lihat air mata. Back to conversation with Jay and Niken.<br />
“Udahlah Yang,yang kamu lihat tadi itu bukan apa-apa just only you in my heart. Lagian udah tau lihat Abang kok gak disamperin? Biar Abang kenalin sekalian bini Abang yang cantik nan jelita ini.” Jurus maut Jay mulai beraksi.<br />
“Bohong! Abang punya hubungan intim kan sama wanita itu?” masih teriak juga si Niken hatinya belum lega,bayangan tadi masih menari di pelupuk matanya,seakan mengejeknya<br />
“Astaghfirullah Istighfar Yang, jangan sembarang nuduh entar kualat lo. Eh Dosa itu berhubungan intim kalau bukan dengan istri sendiri.” Bujuk Jay sambil mengelus-elus rambut Niken yang panjang. Memeluknya,menciumnya tapi di keningnya doang takut Niken belum jinak beneran.<br />
“Kalau gak percaya juga besok Abang kenalin kamu sama Linda,dia janji mau kenalin juga suaminya sama Abang,jadi sama-sama kenalin partner masing-masing kan.” Kali ini suara Jay sedikit serius karena udah gak tahan ngeliat bininya meluap-luap tengah malam mendingan berpelukan apalagi hujan sederas pancuran di gunung begini enaknya damai ajalah wong cuman salah paham aja kok. “Abang jangan bohong ya,aku pingin bukti apa benar gak ada apa-apanya dia dengan Abang.” Aneh ampuh juga jurus Jay meredakan ledakan dan luapan sang Istri yang dirundung cemburu. Yah siapapun pastilah akan seperti Niken,apalagi liat suami berduaan dengan wanita yang gak dikenalnya. Saat itu bisa aja Niken mendamprat Jay dan Linda,tapi berhubung dada udah sesek nahan nafas yang memburu ya gak kepikiranlah, lagian Niken bukan wanita asal damprat kok. Culun juga gak, ya hanya situasi aja yang gak pas. Eh iya back lagi ya sama mereka.<br />
“Oke.oke sayangku apapun akan Abang lakukan buat kamu bahagia.” Fuih akhirnya mereka akur lagi deh, selanjutnya malam itu menjadi malam mereka.</p>
<p>“Mas kenalin ini Jay,teman sekolah waktu SMP dulu, Jay ini suamiku Dion.”<br />
“Oyah,kenalin juga ini Niken istriku.” Mereka saling berjabat tangan memperkenalkan pasangan masing-masing. “Eh,sampai lupa silahkan duduk kok malah bengong.” Suara Dion berat dan wajahnya sungguh tampan tampak maskulin dandanannya juga necis sementara Linda, wanita yang anggun parasnya sangat cocok dengan Dion,sunnguh pasangan yang serasi.Niken jadi malu hati karenanya. Sungguh tolol dia mencurigai Jay semalam ah namanya juga gak tau ya mana ngerti. Mereka berbincang-bincang sambil menikmati iringan piano mendayu-dayu. Tak berapa lama Jay menggantikan bermain piano dan  Don’t know much nya Linda Rondstadt dan Aaron Neville menambah nuansa romantis mereka dan pasangan lain di kafe tersebut.</p>
<p>Look at this face<br />
I know the years are showin&#8217;<br />
Look at this life<br />
I still don&#8217;t know where it&#8217;s goin&#8217;</p>
<p>I don&#8217;t know much<br />
But i know i love you<br />
And that may be<br />
All i need to know</p>
<p>Look at these eyes<br />
They never seen what mattered<br />
Look at these dreams<br />
So beaten and so battered, hoo¡¬ooh</p>
<p>Niken sangat hafal lagu itu,lagu cinta yang sangat mendalam dan Jay memainkannya sambil sesekali pandangannya pada Niken,sorot mata teduh itu membuat Niken semakin tambah mencintai Jay. Wanita siapapun pasti akan tertarik pada pandangan mata Jay.<br />
Pesona Jay malam itu bak pangeran dari negeri cinta,Ia memainkan jari-jarinya di atas tuts piano dengan sangat lihai,membawa angan melambung jauh di malam nan syahdu. Tebar pesona Jay malam itu tak kan Niken lupakan. Niken melirik Linda dan suaminya mereka pun hanyut dalam buaian nada-nada cinta.“Oh sungguh bodohnya diriku” gerutu Niken “ternyata Jay suami yang setia” sambungnya lagi menyesali apa yang sudah Ia curigai. Pandangan mata bisa saja menyesatkan belum tentu yang terlihat itu benar adanya. Dalam hal ini percayailah lubuk hatimu yang terdalam Niken. Yakinnya dalam hati mantap dan pandangan matanya tak lepas dari sang penebar pesona yang tak lain adalah suami tercintanya yang telah Ia pilih untuk bersama mengarungi bahtera cinta mereka. Jay dengan mantap mengatakan di depan banyak orang bahwa lagu ini dipersembahkan untuk istri tercintanya Niken Larasati. Dan menit berikutnya mereka kembali terbuai oleh suara penyanyi kafe tersebut. Jay kembali berkumpul dengan mereka. Dan ternyata pertemuan mereka malam ini menjelaskan semua, bahkan Jay dan Dion sepakat membuka usaha restoran seperti tempat dimana mereka berada sekarang.</p>
<p>Malam semakin larut taburan bintang menghias langit,jauh diatas sana sang dewa dewi cinta seakan tersenyum bahagia,ikut merasakan kebahagiaan para insan di bumi yang tengah merasakan menikmati kebesaran cinta mereka. Wah kalau sudah begini pastilah Jay dan Niken semakin besar rasa cinta dan kasihnya. Ya namanya juga pasangan muda so,dinikmati senikmat-nikmatnya dicintai secinta-cintanya pasangan kalian dihargai seharga-harganya mata hati nan tulus itu. Sebab,cinta yang tulus tiada batas dan atas dasar cintalah manusia itu hidup. Lain lagi kalau tebar pesona seperti Jay,itu termasuk kunci dan bakat lahiriah kali ya…karena gak semua lo laki-laki punya seperti itu. Wanita pun kadang menebarkan pesonanya tetapi lebih enakan kali kalau dari pihak lelaki yang begitu. Setidaknya begitu anggapan Niken,gak ada definisi lanjut lagi yah kita ngalah ajalah susah berdebat dengan orang yang dilanda kasmaran.Yang jelas siapapun pasti pernah merasakan cinta yang awal-awalnya mungkin saling menikmati tebaran pesona masing-masing dan selanjutnya terserah sampean mau dibawa kemana arahnya.        Akhir kalimat “Nikmatilah hidup dengan cinta dan kasih.”</p>
<p>By : Fira R                                                                              Jakarta,mei 2009.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fira.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fira.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fira.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fira.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fira.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fira.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fira.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fira.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fira.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fira.wordpress.com/379/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fira.wordpress.com&blog=1379429&post=379&subd=fira&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fira.wordpress.com/2009/06/01/tebar-pesona/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/016a6bfb8553d9c54c83e6253a3ad138?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fira</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencintaimu&#8230;</title>
		<link>http://fira.wordpress.com/2009/05/22/mencintaimu/</link>
		<comments>http://fira.wordpress.com/2009/05/22/mencintaimu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 May 2009 16:10:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fira</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fira.wordpress.com/2009/05/22/mencintaimu/</guid>
		<description><![CDATA[Wahai langit di atas sana..
Aku ingin mencintaimu
Bersama hidup dengan tiada hentinya
Arungi samudera angkasa biru
Biarlah gunung-gunung runtuh
Dan sungai-sungai mengering
Aku tetap mencintaimu
Biarlah topan memporak porandakan
Biarlah hujan mengguyur deras
Aku kan slalu mencintaimu
Bersatu dalam payung cinta
Tak ada belenggu antara kita
Tak ada siapapun kecuali maut… 
By: Fira R
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fira.wordpress.com&blog=1379429&post=378&subd=fira&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Wahai langit di atas sana..<br />
Aku ingin mencintaimu<br />
Bersama hidup dengan tiada hentinya<br />
Arungi samudera angkasa biru<br />
Biarlah gunung-gunung runtuh<br />
Dan sungai-sungai mengering<br />
Aku tetap mencintaimu<br />
Biarlah topan memporak porandakan<br />
Biarlah hujan mengguyur deras<br />
Aku kan slalu mencintaimu<br />
Bersatu dalam payung cinta<br />
Tak ada belenggu antara kita<br />
Tak ada siapapun kecuali maut… </p>
<p>By: Fira R</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fira.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fira.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fira.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fira.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fira.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fira.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fira.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fira.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fira.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fira.wordpress.com/378/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fira.wordpress.com&blog=1379429&post=378&subd=fira&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fira.wordpress.com/2009/05/22/mencintaimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/016a6bfb8553d9c54c83e6253a3ad138?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fira</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pangeran Kecilku</title>
		<link>http://fira.wordpress.com/2009/05/19/pangeran-kecilku/</link>
		<comments>http://fira.wordpress.com/2009/05/19/pangeran-kecilku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 May 2009 17:05:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Corat Coretku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fira.wordpress.com/2009/05/19/pangeran-kecilku/</guid>
		<description><![CDATA[Kala penat melanda
Tawamu mencerahkan suasana
Kala sedih menghampiri
Melihat tingkahmu nan lucu kuterhibur 
Saat bermain kau sungguh lucu
Saat bercanda kau teramat menggemaskan
Saat pulas kau membuatku tak sanggup meninggalkanmu
Saat saat indah bersamamu adalah anugerah tak terhingga 
Tuhanku,terimakasih atas anugerahMu
Betapa polos bersih dan suci ia dalam dekapku
Engkau titipkan tuk ku buai dengan penuh cinta
Engkau berikan kami seorang pangeran kecil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fira.wordpress.com&blog=1379429&post=374&subd=fira&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kala penat melanda<br />
Tawamu mencerahkan suasana<br />
Kala sedih menghampiri<br />
Melihat tingkahmu nan lucu kuterhibur </p>
<p>Saat bermain kau sungguh lucu<br />
Saat bercanda kau teramat menggemaskan<br />
Saat pulas kau membuatku tak sanggup meninggalkanmu<br />
Saat saat indah bersamamu adalah anugerah tak terhingga </p>
<p>Tuhanku,terimakasih atas anugerahMu<br />
Betapa polos bersih dan suci ia dalam dekapku<br />
Engkau titipkan tuk ku buai dengan penuh cinta<br />
Engkau berikan kami seorang pangeran kecil nan tampan. </p>
<p>Hari ini hari bahagia kami<br />
Pangeran kecilku tak terasa telah setahun<br />
Hari ini aku sungguh takjub<br />
Melihatnya tertawa bermain dan bercanda </p>
<p>“SELAMAT ULANG TAHUN PANGERAN KECILKU” </p>
<p>By: Fira R                               15 Mei 2009.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fira.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fira.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fira.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fira.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fira.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fira.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fira.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fira.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fira.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fira.wordpress.com/374/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fira.wordpress.com&blog=1379429&post=374&subd=fira&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fira.wordpress.com/2009/05/19/pangeran-kecilku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/016a6bfb8553d9c54c83e6253a3ad138?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fira</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Terbalut Rindu</title>
		<link>http://fira.wordpress.com/2009/04/27/terbalut-rindu/</link>
		<comments>http://fira.wordpress.com/2009/04/27/terbalut-rindu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 16:51:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fira.wordpress.com/?p=347</guid>
		<description><![CDATA[Aku tersentak oleh lamunanku
Sekujur raga kaku membisu fana
Pandangan buram seketika jua 
Pupus oleh ketidak pastian dalam penantian
Hanyut ku mengambang tanpa arah tujuan
Kesal,murka pada sang waktu yang terus berganti 
Mengapa harus ku ratap? Sementara belum terjawab
Mengapa memendam asa? Jika harus menahan perih
Sejuta mengapa silih berganti datang dan pergi 
Diam,masa bodoh biarkan semua berlalu
Tapi sesak terasa mendekam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fira.wordpress.com&blog=1379429&post=347&subd=fira&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Aku tersentak oleh lamunanku<br />
Sekujur raga kaku membisu fana<br />
Pandangan buram seketika jua </p>
<p>Pupus oleh ketidak pastian dalam penantian<br />
Hanyut ku mengambang tanpa arah tujuan<br />
Kesal,murka pada sang waktu yang terus berganti </p>
<p>Mengapa harus ku ratap? Sementara belum terjawab<br />
Mengapa memendam asa? Jika harus menahan perih<br />
Sejuta mengapa silih berganti datang dan pergi </p>
<p>Diam,masa bodoh biarkan semua berlalu<br />
Tapi sesak terasa mendekam di relung hati<br />
Kering sudah airmata memendamnya </p>
<p>Pada malam slalu ku berharap selimut hangat<br />
Pada hujan aku meminta sirami asa dan sepiku<br />
Pada setiap hari yang berlalu cepatlah berganti </p>
<p>Aku ingin dikau sekarang hadir memelukku<br />
Aku tak bisa terus bergelut dengan sang waktu<br />
Aku rindu dirimu wahai kekasihku,kamajayaku…</p>
<p>By : Fira R                         Medio Akhir April 2009 </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fira.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fira.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fira.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fira.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fira.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fira.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fira.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fira.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fira.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fira.wordpress.com/347/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fira.wordpress.com&blog=1379429&post=347&subd=fira&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fira.wordpress.com/2009/04/27/terbalut-rindu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/016a6bfb8553d9c54c83e6253a3ad138?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fira</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Funny Boy</title>
		<link>http://fira.wordpress.com/2009/04/15/my-baby-boy-2/</link>
		<comments>http://fira.wordpress.com/2009/04/15/my-baby-boy-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 14:03:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fira</dc:creator>
				<category><![CDATA[Corat Coretku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fira.wordpress.com/2009/04/15/340/</guid>
		<description><![CDATA[Bayiku yang Lucu 
Sebentar lagi di bulan Mei tanggal 15 Insya Allah Arafaku genap setahun…Di masa-masa pertumbuhannya ada aja sesuatu yang membuatku kagum dan bahagia melihatnya. Rafa sekarang udah bisa jalan di usianya 10 bulan.Paling senang sama Bee si lebah madu berwarna kuning hitam.Kalau mau bobo harus putarin musik Instrument atau kalau gak lagu penghantar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fira.wordpress.com&blog=1379429&post=340&subd=fira&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bayiku yang Lucu </p>
<p>Sebentar lagi di bulan Mei tanggal 15 Insya Allah Arafaku genap setahun…Di masa-masa pertumbuhannya ada aja sesuatu yang membuatku kagum dan bahagia melihatnya. Rafa sekarang udah bisa jalan di usianya 10 bulan.Paling senang sama Bee si lebah madu berwarna kuning hitam.Kalau mau bobo harus putarin musik Instrument atau kalau gak lagu penghantar tidurnya Lullaby dan gak pernah bosan didengarnya.Ada satu lagu kalau mau main pasti putar Bebe Lili yang judulnya “Halo Papa” dan kata pertamanya yang keluar adalah Papa bukannya Mama…sampai sekarang Rafa belum bisa bilang atau panggil Mama. Kalau haus baru saya dipanggilnya”Ennen…ennen…hahaha.</p>
<p> Paling suka sama kucing,kalau lihat kucing jari mungilnya dijentikin mulutnya monyong panggil pus pus..sama suka perhatiin kupu-kupu matanya tambah belo’ pelototin kesana kemari kupu-kupu terbang. Kalau dengar atau pas lihat pesawat girangnya bukan main. Tangannya diangkat tinggi-tinggi seakan mau terbang juga.<br />
Soal makan Rafa paling doyan buah-buahan,paling gak mau dikasih susu botol Dia pasti muntahin.Tapi Alhamdulillah makan nasi atau bubur gak masalah yang penting gak pedas Rafa pasti lahap ma’amnya Kalau papa berangkat kerja maunya ikut dan kalau lihat bum bum/mobil apa aja yang lewat pasti bilang papa papa. Bobonya masih di ayunan padahal udah gede ya,sekarang Rafa beratnya 13,4kg dengan berat badan segitu kalau jalan menggal menggol pantatnya menggemaskan apalagi lihat kaki kecilnya aduhh,walau lelah tetap aja ketawa lihat tingkahnya yang lucu.<br />
Oyah,Rafa pasti nangis kalau dijahilin kakak-kakaknya,lagian dicubitin digemesin sampai Rafa gak bisa gerak-gerak. Dasar kakak jelek ya..suka usilin Rafa. Kalau bunyi telpon pasti bilang papa papa lagi, kayaknya Rafa lebih dekat papa padahal yang ngurus sehari-hari kan mama.Wah mama jadi jealous nih huk huk huk…kapan Rafa bisa panggil mama ya????<br />
Walaupun lelah dan capek minta ampun tapi melihatnya tumbuh sehat bahagia rasanya,Rafa beberapa kali demam mau tumbuh gigi atau sakit flu tidak terlalu rewel yang penting ada “ennennya”. Rafa…Rafa my baby boy very cute and funny…kalau papa selalu bilang siapa dulu dong papanya…tapi giliran mama sekarang yang bilang siapa dulu mamanya. Kita join ya pa. bujukin Rafa belajar panggil mama dong….habis Rafa manja banget ke papanya. </p>
<p>Catatan Mama Fira                                                              Jakarta,15April 2009<br />
                                       Rafa hari ini genap 11 bulan.</p>
<p><a href="http://fira.wordpress.com/2009/04/15/my-baby-boy-2/narsis-ajah16301/" rel="attachment wp-att-339"><img src="http://fira.files.wordpress.com/2009/04/narsis-ajah16301.jpg?w=470&#038;h=352" alt="Rafa My Boy" title="Rafa My Boy" width="470" height="352" class="alignright size-full wp-image-339" /></a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fira.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fira.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fira.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fira.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fira.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fira.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fira.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fira.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fira.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fira.wordpress.com/340/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fira.wordpress.com&blog=1379429&post=340&subd=fira&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fira.wordpress.com/2009/04/15/my-baby-boy-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/016a6bfb8553d9c54c83e6253a3ad138?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fira</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fira.files.wordpress.com/2009/04/narsis-ajah16301.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Rafa My Boy</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>